Be Transformed

Do not conform yourselves to the standards of this world, but let God transform you inwardly by a complete change of your mind. Then you will be able to know the will of God---what is good and is pleasing to him and is perfect....Romans12:2
Be Transformed

The Express

But by the grace of God I am what I am: and his grace which was bestowed upon me was not in vain; but I laboured more abundantly than they all: yet not I, but the grace of God which was with me....First Corinthians 15:10
The Express

Narnia

I can do all things through Christ which strengtheneth me....Phillipians 4:13
Prince Caspian
BOA (Bullying Ogah AH) adalah bagian dari kampanye Stop Bullying, berawal dari pelajaran Character Building di SMP DH Daan Mogot. Dimulai sejak Februari 2009 (bukan kebetulan karena Hari Anti Bullying sedunia juga diperingati di bulan yang sama), BOA terus menggugah kesadaran siswa dan guru agar menyadari bahaya atau dampak bullying dan bersama-sama menciptakan suasana belajar tanpa rasa takut. Ciao !

Polisi Lamban Tangani Kasus Bullying di SMA 82

Posted by Ronny Dee

JAKARTA -- Ibu korban kasus bullying di SMA 82, Marlin Anggraini (53) menyayangkan lambannya proses hukum yang dilakukan polisi karena pelaporan telah dilakukan sejak hari Selasa ke Polsek Taman Puring. Akan tetapi polisi baru datang pada hari Jumat (6/11). ''Saya merasa polisi lambat dalam menangani kasus ini. Mereka baru datang setelah salah satu wartawan yang datang mewawancarai Ade menilpun,'' tuturnya.

Sementara itu, korban Bullying di SMA 82, Ade Fauzan, menyatakan tak ingin kembali ke SMA 82 lagi. Hal ini ia ungkapkan kepada orangtua dan keluarganya. Selain itu Ade fauzan telah kehilangan ayahnya sejak kelas III SD.

Hal tersebut dinyatakan Ibu korban, Marlin Anggraini (53 tahun), kepada Republika, Jumat (6/11). Ia juga mengatakan sebagai orangtua ia takkan mengijinkan anaknya kembali lagi kesana. Sebenarnya ia tiap harinya datang untuk menjemput Ade, akan tetapi pada saat kejadian, Selasa (3/11), Ade tak kunjung kelihatan di sekolah. ''Setelah hampir satu setengah jam menunggu, saya memutuskan pulang, dirumahlah saya mendengar Ade masuk rumah sakit, '' ujarnya.

Setelah sampai dirumah sakit, ia hampir pingsan melihat ade penuh darah dan matanya biru bengkak. Ia menyatakan kejadian ini harus diproses secara hukum, dan ia pun menolak jika harus menyudahinya dengan perdamaian secara kekeluargaan.

Sebelumnya pihak sekolah telah datang dan meminta kasus ini di selesaikan secara baik-baik dengan berdamai, akan tetapi ia mengatakan menolak secara halus tawaran pihak sekolah. ''Pihak sekolah inginnya berdamai dan tidak melapor ke polisi atau mengekspos ke media, tetapi saya menjawab semua harus melalui proses hukum,'' ujarnya.

Ia mengatakan luka yang dialami Ade antara lain sobek di mulut, dari bibir hingga dibawah hidung dan bengkak di kepala. Akan tetapi bagi Ade dan dirinya yang lebih sakit adalah luka trauma akibat perlakuan senior tersebut. Ia selain melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, juga telah melaporkan kasus ini Komnas Perlindungan Anak.

Ia mengatakan awalnya ia sengaja memasukkan Ade ke SMA 82, karena SMA ini merupakan sekolah percontohan anti Bullying dan telah memiliki sertifikat Sekolah itu juga telah mengantongi sertifikat ISO 9001:2000. ''Pihak sekolah telah berjanji dari awal bahwa sekolah SMA 82 anti bullying,'' ujarnya. Akan tetapi anehnya pihak sekolah seperti lepas tanggung jawab karena lebih memilih jalur damai.

SUMBER : Republika

Bullying: Tips for Students

Posted by Ronny Dee


This checklist provides suggestions for what kids can do when bullying occurs – written for students being bullied, students who witness bullying and the bullies themselves.

If you are being bullied...
Reach Out

Tell an adult. Sometimes you may have to tell more than one trusted adult.
Ask your friends to help you. There is safety in numbers.
Practice what to say the next time you're bullied with your parents, teachers or friends.
Be Cool in the Moment

Stay calm and confident. Don't show the bully that you're sad or mad.
Ignore the bully and walk away.
Remember: Fighting back can make bullying worse.
Change the School Community

Work with others to stop bully behavior; your whole school will benefit.
Remember: A lot of kids have to cope with bullying. You are not alone. No one deserves to be bullied.

If you witness bullying...
Interrupt It

Stand next to, or speak up for, the person being bullied.
Ask the bully to stop.
Comfort the person being bullied and offer friendship.
Get Help

Walk away and get help.
Find an adult who can intervene.
If you are the bully...
Make a Commitment to Change

Talk to an adult, like a teacher or parent, about how to get along with others.
Ask a friend to help you stop your bully behavior.
Apologize to the kids you have bullied.
Focus on Empathy and Responsibility

Think about what it feels like to be bullied -- would you want to be treated that way?
Before you speak, think about whether your words will help or hurt another student.
Change Your Behavior

Resist peer pressure to bully.
If you start to bully, walk away and find something else to do.
Remember: You don't have to like everyone around you, but you have to treat everyone with respect.


Drawn from Stop Bullying Now, an initiative of the U.S. Department of Health and Human Services.

Jangan membully diri sendiri!

Posted by Ronny Dee


Bullying kita pahami sebagai tindakan negatif yang dilakukan dan menimbulkan ketidaknyamanan dari seseorang atau beberapa orang ke orang lain. Jadi kita memahami bahwa bullying itu melibatkan dua belah pihak, ada pelaku dan ada yang jadi korbannya Tapi kenyataannya bullying juga ternyata bisa dilakukan terhadap diri sendiri. Maksudnya?
Kalau kita sadar atau tanpa sadar merendahkan diri sendiri atau jelasnya mengejek diri sendiri, ebenarnya hal itu sudah termasuk bullying terhadap diri sendiri. Misalnya seseorang yang gagal melakukan sesuatu maka dia berulang-ulang mengatakan kepada dirinya sendiri,”wah bego ya aku”, “aku benar-benar guoblok banget,” “aku benar-benar gatot alias gagal total”, “wah cacat ya aku”, “ dan lain-lain Ada lagi ungkapan yang mengarah kepada mengata-ngatai atau memaki-maki diri sendiri, mengucapkan bahasa atau kata-kata fauna, contohnya tidak perlu diungkapkan di sini karena sangatlah kasar dan vulgar. Tindakan ini sebenarnya mengarah kepada bullying secara verbal yaitu memaki-maki diri sendiri.
Memang tidak ada hukumnya orang dilarang untuk memaki-maki diri sendiri tetapi sesungguhnya dari segi psikologis saja sangat tidak baik. Memaki-maki diri sendiri atau bahkan mencap atau melabel diri sendiri secara negatif tentu saja bukan cara yang tepat. Dengan melakukan hal semacam itu, lama-kelamaan kita akan memiliki citra diri atau cara pandang yang negatif terhadap diri sendiri. Bahkan kalau kita terus menerus melakukan hal tersebut, lambat laun otak kita akan merespons dengan negatif apa yang akan kita lakukan. Misalnya saat kita mencoba melakukan sesuatu lalu gagal dan langsung kita berucap,”saya kok goblok amat nih”, saya........, saya.......... Terus-terusan kita mengucapkan hal tersebut. Suatu saat kita mencoba melakukan hal yang sama, otak kita sudah merekam apa-apa yang pernah kita katakan sebelumnya, maka otak kita akan mengirim pesan,”ngapain dicoba, bukankah kamu goblok?”. Nah loh, kalau sudah seperti ini, maka kita tidak akan berkembang dong.
Dari segi etika juga tidak baik kalau kita ketagihan membully diri sendiri. Apalagi dari sisi spiritual, hendaknya kita mengucapkkaan kata-kata berkat atau kata-kata positif ketimbang mengoleksi perbendaharaan kata-kata negatif dan mengucapkan untuk diri sendiri.

New! Survei Bullying!

Posted by Ronny Dee



Survei ini dilakukan di sebuah sekolah swasta yang cukup beken di wilayah Jakarta Barat dalam rangka kegiatan atau kampanye “Bullying Ogah Ah” dalam pelajaran Character Building. Dari total 381 siswa SMP yang mengikuti survey, 99% siswa mengaku pernah dibullying dengan berbagai jenis bullying!

Sekitar 41 % dari 381 siswa mengeluhkan mereka dibullying setiap harinya. Sedangkan 26% siswa mengaku mengalaminya setidaknya sekali atau beberapa kali dalam tiap minggunya. Sebanyak 32% mengaku kadang-kadang dibullying tapi tidak setiap minggu. Siswa yang tidak pernah mengalami hanya 1%.

Jenis bullying yang dialami siswa cukup beragam bahkan survey membuktikan bahwa banyak siswa yang mengalami sampai 5 (lima) macam bullying. Masalah julukan adalah masalah terbesar. Untuk bullying dengan julukan saja mencapai 18%. Untuk jenis julukan dan ejekan sebanyak 16%. Jenis julukan dan intimidasi sebanyak 5 %. Julukan dan gosip sebanyak 12%. Julukan, intimidasi dan gosip sebanyak 15%. Julukan, ejekan, intimidasi dan serta bullying fisik sebanyak 13 %. Dan julukan, ejekan, intimidasi, cyberbullying serta fisik mencapai 21%. Para siswa mengaku pernah mengalami cyberbullying yaitu via facebook, friendster, chatting via game online atau lewat sms.

Reaksi siswa yang mengalami bullying cukup bervariasi. Kebanyakan siswa yaitu 33% siswa mengaku melawan ketika mereka dibullying. Sebanyak 5% coba berbicara baik-baik dengan pelaku. 20% siswa bersikap acuh-tak acuh atau bersikap cuek saja. 6% mencoba melawan dan berbicara dengan pelaku. Sebanyak 19% melawan dan bersikap cuek saja. Sekitar 10% siswa berani melawan, bersikap cuek atau mencoba berbicara. Sekitar 7 % siswa berani melawan, bersikap cuek atau mencoba berbicara kepada pelaku serta berbicara kepada guru atau orang dewasa kalau mereka dibullying.

Kebanyakan siswa yang melihat atau menyaksikan temannya dibullying hanya menonton saja dan tidak melakukan apa-apa alias cuek saja yaitu sebesar 33%. Sekitar 13% malah memilih untuk bergabung dan melakukan bullying. Sekitar 14% mencoba untuk menghentikannya. Sebanyak 14% juga hanya menonton, bersikap cuek dan ikut bergabung untuk melakukan bullying. Sebanyak 16 % siswa menonton saja dan juga mencoba untuk menghentikannya. Siswa yang mencoba menghentikan serta mencari pertolongan kepada orang lain sebesar 5 %.

Survei membuktikan bahwa sekitar 98% siswa SMP DH pernah melakukan bullying. Terdapat sekitar 41% siswa mengaku melakukan bullying secara aktif setiap hari. Sebanyak 31% mengaku melakukan bullying setiap minggunya dan 26% mengatakan pernah melakukannya sekali waktu tetapi tidak setiap minggu. Hanya 2% siswa yang mengaku tidak pernah membullying.

Siswa yang takut ke sekolah karena bullying setiap hari yaitu sekitar 1%. Siswa yang takut ke sekolah setiap minggu ada 1% dan pernah sekali waktu mengalami takut sebanyak 5% sedangkan sisanya tidak takut sama sekali.
Untuk tempat kejadian, kelas menempati presentase terbesar diikuti dengan koridor lalu kantin dan toilet serta playground.

Jawaban atas pertanyaan : “Siapa yang melakukan bullying terhadap kamu?” Ternyata 35% siswa mengaku dibullying teman sekelas atau teman seangkatannya. Sebanyak 6% mengaku dibullying teman sekelas dan yuniornya. Sebanyak 9% dibullying teman sekelas dan seniornya. Sekitar 7% dibullying teman sekelas dan guru. Siswa sebanyak 4% dibullying temas sekelas, yunior bersama senior . Sebanayk 30% siswa dibullying guru, senior, yunior dan teman sekelasnya. Sedangkan 9% dibullying guru, teman sekelas, senior, yunior dan yang lainnya.


Mengejutkan? Jelas. Semoga hasil survei ini membuka mata dan hati pihak sekolah terutama guru-guru agar lebih bersikap tegas lagi dalam menghadapi kasus bullying. Diharapkan siswa juga menjadi sadar dan terlibat untuk meminimalkan angka-angka statistik yang cukup parah dari hasil survei di atas sehingga suatu saat angka-angka tersebut menjadi menurun dan kasus bullying menjadi minimal.

Survei ini terselenggara berkat kerjasama dengan Ms. Linda untuk kelas 7ABC, 7DEF, kelas 8 dan 9 sama Mr.Ronny. Thank You buat Grade 9 yang ikut membantu dan khususnya Ms. Natalia yang menjadi Statistic Consultant dan secara ekspres sudah ikut menghitung dan membuatkan diagramnya.

Poem from Mike /8C

Posted by Ronny Dee


Bullying...
Oh bullying, you are attaching our minds
hard to lose it, hard to get rid of it
Wondering how many victims have you had?
Wondering how many suspects you had?
Bullying... make me so sad
All I see all over the place is just you, Bullying
All smiles has gone because of you
In these days, we get used to it
All I can do is praying, wishing that bullying has stopped by now.
Bullying...how dare you stayed here!
So stop Bullying

by Mike / 8C

Susan Boyle Pernah Dibullying

Posted by Ronny Dee


Susan Boyle, seorang wanita sederhana yang pekerjaanya adalah sukarelawan gereja dari Skotlandia memukau panggung acara Britain's Got Talent. Ini adalah ajang pencarian bakat penyanyi versi Inggris, Sabtu (11/4), yang ditayangkan televisi Inggris yang disalah satu jurinya adalah Simon Cowell.

Sebelum dia tampil, audiens dan juri menertawakan dan meremehkannya. Boyle adalah perempuan berusia 47 tahun dengan tubuh gemuk. Dia beralis tebal seperti Leonid Breznev dan berparas biasa-biasa saja. Dandanannya pun sederhana. Pokoknya sangat jauh dari gambaran calon idola yang biasa muncul di tayangan-tayangan televisi mana pun. Perempuan asal Blackburn, gabungan beberapa desa di wilayah Wesy Lothian, Skotlandia, itu memang muncul seperti umumnya orang kampung. Lugu, tetapi tampak percaya diri.
Cowell menanyainya dengan sinis, ”Ke mana saja selama ini dan mengapa baru ikut ajang ini sekarang?”

Boyle yang mengaku belum menikah, bahkan belum pernah dicium seorang pria, itu menjawab dengan penuh rasa percaya diri. ”Selama ini saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk tampil dalam acara pencarian bakat seperti ini.”

Cowell bertanya lagi. ”Anda ingin menjadi seperti siapa?”

Boyle dengan penuh gaya mengatakan ingin menjadi seperti Elaine Paige, aktris sekaligus penyanyi terkenal Inggris yang kiprahnya sangat diakui pada pertunjukan teater musikal. Dia pun menggoyang-goyang pinggulnya yang besar untuk meyakinkan Cowell yang memandangnya dengan ”sebelah mata” pada awalnya.

Akan tetapi, ketika dia mulai menyanyikan lagu I Dreamed a Dream yang diambil dari kisah drama musikal Les Miserables, semua mata pun terbelalak, termasuk ketiga juri Britain’s Got Talent malam itu, yaitu jurnalis dan pembaca acara televisi Piers Morgan, aktris Amanda Holden, dan Simon Cowell. Sejumlah penonton yang berada di studio pun spontan bertepuk tangan sambil berdiri, memuji tinggi-tinggi suara Boyle yang memang sangat apik dan enak didengar.

Cowell yang biasanya terlihat tak acuh pun, malam itu, meletakkan kedua tangan untuk menopang dagunya. Beberapa kali dia menggelengkan kepala, seolah tak percaya dengan ”keajaiban” dari sambutan itu.
Hanya sembilan hari sejak penampilannya di TV, rekaman videonya diinternet telah dilihat sampai 100 juta kali.

Masa Sekolah

Susan pada waktu sekolah sebenarnya mengalami kesulitan belajar , bahkan sering dibullying dengan diberi julukan "Susie Simple". Walaupun diejek dan dicemooh di sekolah dia tidak menyerah dan menghadapi semuanya itu.

'I was born with a disability and that made me a target for bullies.

'I was called names because of my fuzzy hair and because I struggled in class. I told the teachers but, because it was more verbal than physical, I could never prove anything.

'But words often hurt more than cuts and bruises and the scars are still there.'

Tapi walaupun teman-temannya mengejeknya tapi mereka tidak menyangkal kualitas vokal Susan. Susan tekun berlatih. Dia pernah mengikuti lomba nyanyi dan mengakui bahwa dia nervous alias grogi. Pada saat dia mau mengikuti British Got Talent ada yang mengatakan bahwa dia terlalu tua dan itu ajang acara anak muda. Tapi seseorang meyakinkannya untuk terus maju.

Anda pernah dibullying? dicemooh dan diremehkan? Jangan putus asa apalagi membalas. Justru buktikan bahwa kamu punya kualitas. Jangan hanya terpaku pada kelemahan atau kekurangan diri secara fisik.

Buat yang ngebully? Jangan hanya melihat dan menilai dari penampilan luar. Don't judge a book by its cover. Barangkali orang yang anda remehkan sebelumnya suatu saat akan membungkam mulut anda dengan prestasinya.

Video : Behind the Scenes

Posted by Ronny Dee



Puji Tuhan, klipnya sebagian sudah diedit dan bahkan diupload ke youtube. Padahal prosesnya cukup panjang. Video yang sudah direkam baik oleh saya dan Ms. Linda melalui DVD Cam harus ditransfer atau dicopy dulu di komputer TU soalnya komputer di ruangan CB tidak ada DVD ROMnya. Kacian deh. Makanya prosesnya jadi agak lama. DVDnya aja ada empat keping dan satu keping aja hampir 1 giga padahal semuanya ada 4 keping. Setelah DVDnya dicopy baru dishare lewat jaringan dan dicopy ke hardisk di komputer CB. Inipun tidak mulus karena ada yang pengcopiannya kurang sempurna. AKhirnya saya putuskan langsung untuk meripping langsung lewat jaringan. Pengalaman buruk waktu lagi meripping video lewat jaringan, ternyata komputer TU sudah dimatikan jadi rippingnya langsong over....

Sebelum diedit, DVDnya harus diripping dulu atau diconvert filenya agar bisa diedit lebihh mudah di Ulead Studio. Untuk ripping DVD saya menggunakan Xilisoft DVD. Rippingnya sendiri diulang beberapa kali sampai saya menemukan konversi file yang kecil tapi tetap jelas untuk ditayangkan di youtube. Jadi DVD yang tadinya sudah dikonversi ke AVI diubah lagi menjadi WMV. Ternyata diripping dengan setingan WMV menghasilkan kualitas video yang ramping tapi jelas, bo.

Setelah diripping, barulah diedit menggunakan Ulead Studio. Tadinya mau pake Windows Movie Maker tapi setelah dicoba-coba akhirnya saya kembali lagi ke Ulead. Klipnya diedit secara kilat pada hari Jumat jam 2-an. Sesuai request dari Ms. Linda dan anak kleas 7A maka klip mereka yang diedit terlebih dahulu. Setelah dipotong-potong dan diberi title dan credits akhirnya klipnya selesai semua. Mungkin sekitar jam setengah empatan.

Sebelumnya ada anak yang minta klip grup mereka untuk diedit sendiri. Ada si Jordy lalu si Edward. Saya senang juga karena mereka bisa belajar teknis dalam mengedit video dan mereka benar-benar terlibat secara langsung.

Sekarang tinggal diupload. Eh register dulu di youtube karena saya belum register sebelumnya. Registernya cepat dan saya langsung cabut dari sekolah. Saya memilih untuk mengupload di rumah soalnya komputer di sekolah kecepatannya suka berubah-ubah. Video pertama diupload lewat laptop murid les istri saya karena saya diminta mampir untuk menginstall di rumah murid les istri. Kedua video yang lain saya upload di rumah. Uploadnya sebentar dan langsung mejeng di youtube. Begitulah kisahnya.....

Ternyata, anak-anak DH yang udah liat entah lewat youtube atau blog ada juga yang mau videonya ditampilkan. Sabar ya.

Tips to deal with bullying

Posted by Ronny Dee

Tips menghadapi Bullying




Tidak perlu membalas – kamu akan mengalami situasi yang lebih buruk kalau membalas.

Kuatkan dan teguhkan hatimu. Tetaplah percaya diri sekalipun sulit. Pelaku bullying seringkali mengambil keuntungan dari orang yang dianggapnya lemah

Katakan kepada pelaku bullying untuk menghentikan aksinya. Katakan,"stop" atau "jangan lakukan" akan membuat anda lebih berani dan tidak takut.

Nyantai aja dan segera berlalu - tunjukkan bahwa anda tidak mudah dilemahkan oleh pelaku bullying

Jangan panik - atau emosi atau bereaksi. Tunjukkan bahwa hal itu tidak mempengaruhi kamu.

Hindari tempat-tempat yang menjadi area mangkalnya para pelaku bullying.

Ceritakan kepada orang yang anda percaya, baik teman, guru atau orang tua. Dengan menceritakan, anda bukan pengadu tetapi sebenarnya membantu untuk memecahkan masalah bullying.

Ingatlah dan tanamkan dalam pikiran kamu bahwa mereka tidak akan bisa melukai kamu. Pelaku bullying hanya ingin menunjukkan bahwa mereka punya "power" atas diri kamu padahal mereka sebenarnya pengecut. Orang yang benar-benar punya power tidak akan merendahkan atau menghina atau melenahkan orang lain.

Ingatlah bahwa sebenarnya pelaku bullying itu mungkin iri sama kamu. Jadi tetaplah percaya diri. Julukan memang tidak lucu tetapi sebenarnya di dalam hari para pelaku bullying itu sebenarnya tidak memiliki sesuatu yang kamu miliki yang membuat kamu bisa melakukan yang terbaik.

Jangan merasa malu atau rendah diri ketika dibullying. Kamu adalah orang yang normal. Jangan merasa bersalah karena saat dibullying sebenarnya itu bukan salahmu.

Facts about Bullying

Posted by Ronny Dee

Fakta




1 dari 6
Jumlah siswa dari grade 6 sampai 10 yang sering mengalami bullying

7 menit
Bullying terjadi di luar kelas.

25 menit
Bullying terjadi di ruang kelas.


Fakta : Tempat terjadinya Bullying

Ada klaim yang menyatakan bahwa bullying lebih sering terjadi pada saat berangkat ke sekolah. Kenyataanya, riset menunjukkan bahwa bullying lebih banyak terjadi dalam perjalanan menuju ke sekolah bahkan 2 sampai tiga kali lebih banyak ketimbang pada saat dalam perjalanan menuju ke sekolah.
Kira-kia 40 sampai 75 persen dari bullying terjadi pada saat istirahat,di koridor atau di lorong-lorong sekolah atau di tempat yang tridak kelihatan seperti di toilet.
Bullying juga terjadi di kelas bahkan pada saat berlangsungnya pelajaran.
Tidak diragukan lagi bahwa sekolah adalah tempat terjadinya bullying. Hal ini jelas menjadi tanggung jawab penyelenggara sekolah, kepala sekolah dan guru.

Fakta : Siapakah yang menjadi korban bullying?

Riset menunjukkan bahwa secara umum siswa yang berpotensi untuk menjadi korban bullying adalah

Passive atau submissive

Kebanyakan siswa dala kategotri ni tidak agresif atau dapat dikatakan kalem dan tidak secara aktif memprovokasi orang lain di sekitar mereka. Bagaimanapun, korban yang pasif tetap merasakan kegelisahan akibat dampak dari bullying ini.

Siswa ini awalnya memiliki kepribadian yang sensitif dan berhati-hati. Mereka, mungkin juga karena kelemahan fisik, tidak berani melawan. Siswa seperti ini akan mengalami penderitan yang panjang kemungkinan merasa tidaK nyaman, kegelisahan dan memiliki citra diri yang rendah.
Ciri-ciri siswa dalam kategori ini adlah sensitif, tidak PD, tidak suka berkelahi dan secara fisik lemah. Mereka tidak memiliki banyak teman.


Provocative

Dalam kategori ini hanya sekitar 10 sampai 20 persen dari korban bullying

Suatu kelas dengan korban bullying yang provokatif secara umum berbeda dengan kelas dengan korban yang pasif. Ciri-ciri mereka adalah mereka sendiri sering mencoba mem-bully siswa yang lebih lemah. Mereka cepat marah/emosi dan langsung membalas saat diganggu walaupun tidak berhasil. Mereka kasar, malas, tidak dewasa, sulit berkonsentrasi dan termasuk kategori siswa yang sulit. Sebagian besar mereka hiperaktif dan seringkali tidak disukai guru karena tingkah mereka yang menyebalkan.

Fakta: Siapakah Pelaku Bullying?

Anak-anak dan remaja/ pemuda adalah berpotensial menjadi pelaku bullying. Seorang pelaku bullying yang aktif memiliki beberapa ciri berikut ini.

Seringkali ada asumsi yang menyatakan bahwa pelaku bullying adalah orang yang gelisah dan citra dirinya rendah. Riset membuktikan bahwa pelaku bullying bukanlah memiliki citra diri yang rendah. Citra diri mereka justru rata-rata dan secara umum relatif positif.
Sebagian besar pelaku bullying populer, ada juga yang tidak. Pelaku bullying sering berada dalam kelompok dua atau tiga orang yang memberikan dukungan dan setring bergabiung ketika terjadinya bulying. Ciri pelaku bullying ini sering agresif terhadap orang dewasa bahkan terhadap orang tuanya dan guru. Mereka menguasai teman-temannya, menekan yang lainnya dan menunjukkan dirinya dengan kekuatan dan dengan ancaman. Mereka cepat marah, impulsif, sulit diatur, kasar dan hnay menunjukkan simpati yang sangat kecil kepada orang yang dibully. Mereka pandai beralasan untuk mencari jalan keluar dari situasi yang sulit. Ketika dipergoki, merka mengatakan hanya iseng atau bercanda.

Fakta : Ciri anak yang menjadi korban

Terjadi perubahan dalam diri anak tersebut. Muncul keluhan atau perubahan perilaku atau emosi anak akibat stres yang ia hadapi karena mengalami perilaku bullying (anak sebagai korban).

dirangkum dari berbagai sumber termasuk dari http://mentalhealth.samhsa.gov/

What is Bullying?

Posted by Ronny Dee


Bullying, istilah ini terkait dengan 'bull', sapi jantan yang suka mendengus (untuk mengancam, menakuti-nakuti, atau memberi tanda). Kamus Marriem Webster menjelaskan bahwa bully itu adalah to treat abusively (memperlakukan secara tidak sopan) atau to affect by means of force or coercion (mempengaruhi dengan paksaan dan kekuatan).

Menurut pakar Bullying, Dan Olweus, Bullying adalah suatu tindakan negatif yakni tindakan yang secara sengaja dilakukan untuk melukai dan membuat ketidaknyamanan bagi orang lain, baik dengan cara kontak fisik, dengan perkataan atau dengan cara yang lain. Bullying itu mencakup tindakan yang langsung maupun tidak langsung.

Contoh tindakan yang termasuk Bullying adalah:
1. Saying hurtful and unpleasant things
2. Making fun of others
3. Using mean and hurtful nicknames
4. Completely overlooking someone
5. Deliberately excluding someone from a group of friends
6. Hitting, kicking, pulling hair, pushing or shutting a person inside
7. Telling lies
8. Spreading false rumors
9. Sending mean notes
10. Trying to get other students to dislike another person

Catatan : Para ahli menyarankan untuk tidak melabel siswa dengan sebutan "bully" atau"victim" tetapi gunakan kata bullying untuk tindakan yang dilakukan siswa tersebut.

Bullying secara langsung biasanya mudah diamati karena diekspresikan dengan cara yang lebih terbuka, misalnya dengan cara fisik atau dengan verbal.

tetapi Bullying tidak hanya kekerasan fisik, julukan dan semacamnya. Anak-anak yang melakukan bully justru melakukan tindakan tersebut dengan cara yang tidak mudah terdeteksi tetapi dengan dampak yang sangat dalam. Misalnya bullying secara tidak langsung dengan cara mengucilkan atau menyebarkan rumor untuk menghancurkan reputasi orang lain atau menghajak orang lain untuk tidak menyukai seseorang.

Bullying mulai didemonstrasikan siswa mula-mula dengan cara mencubit, menggigit. lalu berkembang menjadi mengejek atau mencemooh. Mendorong lalu berkembang menjadi perkelahian. Kalau anak laki-laki cenderung menguucapkan julukan, mengancam atau mengambil makanan. kalau anak perempeuan cenderung mengucilkan atas nama persahabatan.

Kesimpulannya, bullying dimulai dari hal-hal yang kecil dan dianggap iseng akhirnya berkembang menjadi serius.

Grup BOA di Facebook

Posted by Ronny Dee

Bullying Ogah Ah udah ada grupnya di Facebook. Grupnya dibuat kalau tidak salah pas hari Kamis malam tanggal 16 April 2009. Mari bergabung dalam grup ini...Ajaklah teman, tetangga dan kenalan ANda. Ini terbuka ngga cuma anak DH DM tapi siapa saja yang mau dan ingin agar bullying tidak merajalela di sekolah dan di mana saja. Jadi baik siswa maupun guru DH atau non DH atau eks DH sekalipun mari bergabung untuk menghadapi Bullying dalam "Bullying Ogah Ah"

Launching Clip Yel-yel dan Clip Character

Posted by Ronny Dee

Salut buat anak2 SMP DH, walaupun prosesnya cukup panjang tapi klipnya uda jadi. Klipnya ternyata tidak kalah dengan klip yang ada di youtube malah bersaing lho. Thank You anak-anak untuk kesabarannya berlatih dan menunggu waktu syuting, udah kayak sinetron aja. Saya salut dengan kalian karena penampilannya ok, kreatif dan menarik. Dalam minggu ini klipnya sudah mulai ditayangkan.....Kalau mau diedit sendiri sabar ya karena mesti diproses untuk dicut dulu, dipisahin dari kelompok yang lain. Ntar kalau udah diedit, dikasih title atau efek, diupload ke youtube aja. Ntar klipnya didisplay juga di blog ini. OK?????

Launching Logo

Posted by Ronny Dee

Ciee Beginilah logo Bullying Ogah Ah yang baru dilaunching setelah melalui berbagai proses yang berlika-liku (maksudnya mikir bentuknya kayak apa ya?????) tapi proses pembuatannya cuma butuh 15 menit pake photoshop. Tadinya mau pake corel ato illustrator tapi programnya ngga ada. Dilaunchingnya pas hari Selasa 7 April menjelang Pemilu. Tadinya mau ikut Pemilu dengan nama Partai BOA alias Partai Bullying Ogah Ah......(wa kak kak kak) Kembali lagi, ini serius. Logo ini rencananya mau dicetak dalam bentuk pin. Mudah-mudahan terwujud sebelum akhir tahun ajaran. Doain aja yah biar semua lancar OK? Go Bullying Oga Ah

What Facebook Are You?

Posted by Ronny Dee



Pertanyaan paling populer saat ini adalah : Punya FB ngga? FB menjadi trend saat ini. Banyak hal positif yang bisa didapatkan lewat FB. Tetapi FB tidak luput dari penyalahgunaan dari member-nya yang tidak bertanggung jawab. Berikut ini kutipan dalam Daily Mail on 03rd March 2009 judulnya: "Facebook and Twitter 'fuel an epidemic of online bullying"

Websites such as Facebook and Twitter are fuelling an epidemic of online bullying, it was claimed today.Research has found one in three British children has been the victim of abuse on the internet.
The poll of more than 2,000 11- to 18-year-olds, commissioned by charity Beatbullying, revealed that girls are up to four times more likely to face online bullying than boys.


Wah, mengerikan. Sebenarnya dalam berfacebooking ria itu tetap ada aturan mainnya. Hal ini bisa mencegah kasus-kasus Cyberbullying.

Berikut ini beberapa etika dalam berfacebook:

1. Buat profil dan akun yang benar. Jangan membuat akun atau profil palsu. Jangan pernah sekali-kali membuat akun dan profil palsu tentang teman ataupun seseorang. Hal ini pasti lambat laun akan ketahuan dan ini bisa dikatagorikan pemalsuan atau fitnah. Jangan pernah sekali-kali melakukan hal ini. Dosa loh.

2. Beri komentar yang sopan dan pantas. Beri komentar yang positif dan membangun. Kalau Anda sebagai sahabat, kasih comment yang membangun persahabatan. Jangan membully orang lain atau menggosip di facebook. Kalau Anda dikenal suka memberi komentar yang tidak baik, komentar yang kasar atau umpatan maka lambat laun orang tidak akan meng-add Anda lagi. Orang akan mengenal Anda sebagai pribadi yang tidak sopan dan tidak tahu aturan. Ingat, banyak orang yang berlalu lalang di facebook dan membaca komentar Anda.

3. Dalam men-tag atau menandai foto pada foto bareng, berilah tag yang sesuai. Jangan sembarangan memberikan tag dengan julukan-julukan atau orangnya tidak ada tetapi ditag juga.

4. Jangan menghack profil orang lain lalu menggantinya dengan foto yang tidak pantas atau mengambil foto orang lain untuk digunakan dengan tujuan tidak baik.

Tips lainnya:

Jangan terlalu mengumbar profil dengan foto, nomor hp dan segala hal yang sebenarnya sifatnya pribadi. Hal seperti ini gak pantes banget diumbar di facebook. Jika ingin mendapatkan simpati dari orang lain, hubungi aja teman-teman kamu lewat telpon/SMS/dll. Karena kalo kamu terlalu mengumbar itu semua, terlalu berbahaya cuiii…Bisa dimanfaatin.

Jangan curhat atau mengumbar rahasia pribadi anda jika tidak ingin dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika ingin Curhat tentang rahasia anda kepada seseorang, sebaiknya gunakan saja e-mail.

WHAT IS BULLYING

Posted by Ronny Dee
21-04-09

NEW: BULLYING SURVEY

Posted by Ronny Dee
08-05-09

FACTS ABOUT BULLYING

Posted by Ronny Dee
21-04-09

FACING THE BULLY

Posted by Ronny Dee
21-04-09


Chat Box

TagCloud

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani | Distributed by Blogger Templates Designs